 |
| Papan Nama Masjid Baiturrahman |
Masjid Raya Baiturrahman dibangun di atas lahan seluas 5 hektare pada tahun 1993, Masjid Raya Baiturrahman sempat masuk jajaran masjid terbesar di Indonesia setelah Masjid Agung Istiqlal Jakarta. Masjid dua lantai dengan luas bangunan utama 100x100 M2 dan kubah setinggi 35 meter ini mampu menampung 5.000 jamaah.
Meski tidak lagi sementereng dua dekade lalu, kebesaran Masjid Raya Baiturrahman sebagai pusat ibadah umat muslim di Bontang tetap menempati posisi istimewa.
Berbeda dengan masjid pada umumnya, Masjid Baiturrahman merupakan satu dari sedikit masjid di Bontang bahkan Indonesia yang mampu mengemban misi sosial secara konsisten.
Masjid yang diresmikan Wakil Presiden ke-4 Sudharmono itu tidak hanya menjadi pusat kegiatan rohani, tapi juga pusat kegiatan sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan bagi umat muslim.
Setiap tahun, masjid yang bernaung di bawah Yayasan Baiturrahman PKT menyalurkan ratusan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga miskin.
Menyalurkan zakat dan bantuan modal usaha bagi pelaku usaha kecil, menyediakan pengobatan gratis bagi warga miskin melalui klinik dhuafa.
 |
| Masjid Baiturrahman |
Kala itu, sekitar 80-an ribuan karyawan PKT yang didominasi umat muslim mengusulkan agar dibangun masjid megah sebagai wadah beribadah para karyawan bersama masyarakat.
Seiring waktu, fungsi masjid yang awalnya sebagai pusat ibadah, mengalami transformasi. Transformasi fungsi masjid tersebut sejalan dengan hakekat ajaran Islam yang mengajarkan saling bantu membantu antar sesama saudaranya.
 |
| Mimbar Masjid Baiturrahman |
Masa kejayaan Islam pada 14 abad lalu terukir berkat pondasi berfikir para ulama yang mendahulukan pendidikan. Bahkan Rasulullah Nabi Muhammad SAW secara gamblang menyerukan kepada seluruh umatnya agar mengejar ilmu hingga ke liang lahat.
Pada masa Rasulullah SAW, ketika sampai di Madinah dalam perjalanan hijrah yang panjang. Nabi Muhammad SAW, bukannya mendirikan istana, sebagai tempat kediaman, tapi yang pertama didirikan adalah masjid yaitu Masjid Nabawi.
Masjid ini didirikan tidak hanya sebagai pusat ibadah, tapi berfungsi sebagai pusat kegiatan umat.
Dari Masjid Nabawi, Rasulullah SAW membicarakan persoalan umat dan solusinya, membina keimanan dan keislaman sahabat (sarana dakwah), menggagas dan merancang pengembangan ekonomi dengan mendirikan baitul maal.
Ada beberapa titik yang bisa digunakan sebagai tempat wudhu disini.
Ini nih penampakan tempat wudhunya
 |
| Tempat Wudhu di Lantai Utama |
 |
| Tempat Wudhu di Lantai Dasar |
 |
| Tempat Wudhu di Lantai Utama |
Tempat parkir kendaraan dimasjid ini juga banyak dan luas. Ini nih penampakkannya ...
 |
| Area Parkir di Lantai Dasar |
 |
| Area Parkir di Lantai Dasar |
 |
| Area Parkir di Lantai Dasar |
 |
| Area Parkir di Lantai Utama |
Selain digunakan untu tempat sholat, di masjid ini juga ada banyak sekali kegiatan. Ada sekolah alam, ada TPQ, ada Majelis Ta'lim, ada Lembaga Amil Zakat dan lain sebagainya.